Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk

Konsep Dasar

Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk

Bunga Tunggal

\(M = M_o \:.\: (1 + n \:.\: i)\)

Bunga Majemuk

\(M = M_o \:.\: (1 + i)^n\)

 

Bunga Tunggal

Bunga tunggal adalah bunga yang dikenai pada pokok awal saja.

Misalnya seseorang menyimpan uang di bank sebesar Rp 1.000.000 dan mendapat bunga 5% setahun.

Perhitungan bunga dan simpanan akhir adalah:

 

Tahun Jumlah Bunga Jumlah Akhir
1 Rp 1.000.000 × 5% = Rp 50.000 Rp 1.000.000 + Rp 50.000

Rp 1.050.000

2 Rp 1.000.000 × 5% = Rp 50.000 Rp 1.050.000 + Rp 50.000

Rp 1.100.000

3 Rp 1.000.000 × 5% = Rp 50.000 Rp 1.100.000 + Rp 50.000

Rp 1.150.000

 

Perhatikan bahwa jumlah akhir yang tercantum pada tabel di atas adalah jumlah untuk akhir tahun.

Jadi, jumlah pada akhir tahun ke 1 adalah Rp 1.050.000, jumlah pada akhir tahun ke 2 adalah Rp 1.100.000. Dan seterusnya.

 

 

Rumus Bunga Tunggal

Pokok awal = \(M_o\)

Bunga = \(i \: \%\)

 

Tahun Jumlah Bunga Jumlah Akhir
1 \(M_o \:.\: i\) \(M_o + M_o \:.\: i\)
2 \(M_o \:.\: i\) \(M_o + M_o \:.\: i + M_o \:.\: i \)

\(M_o + 2 \:.\: M_o \:.\: i\)

\(M_o \:.\: (1 + 2 \:.\: i)\)

3 \(M_o \:.\: i\) \(M_o + 2 \:.\: M_o \:.\: i + M_o \:.\: i \)

\(M_o + 3 \:.\: M_o \:.\: i\)

\(M_o \:.\: (1 + 3 \:.\: i)\)

 

\(\bbox[20px,border:2px solid red] {M = M_o \:.\: (1 + n \:.\: i)}\)

Bunga Majemuk

Bunga majemuk adalah bunga yang dikenai pada pokok tahun sebelumnya.

Misalnya seseorang menyimpan uang di bank sebesar Rp 1.000.000 dan mendapat bunga 5% setahun.

Perhitungan bunga dan simpanan akhir adalah:

 

Tahun Jumlah Bunga Jumlah Akhir
1 Rp 1.000.000 × 5% = Rp 50.000 Rp 1.000.000 + Rp 50.000

Rp 1.050.000

2 Rp 1.050.000 × 5% = Rp 52.500 Rp 1.050.000 + Rp 52.500

Rp 1.102.500

3 Rp 1.102.500 × 5% = Rp 55.125 Rp 1.102.500 + Rp 55.125

Rp 1.157.625

 

Perhatikan bahwa jumlah akhir yang tercantum pada tabel di atas adalah jumlah untuk akhir tahun.

Jadi, jumlah pada akhir tahun ke 1 adalah Rp 1.050.000, jumlah pada akhir tahun ke 2 adalah Rp 1.102.500. Dan seterusnya.

 

 

Rumus Bunga Majemuk

Pokok awal = \(M_o\)

Bunga = \(i \: \%\)

 

Tahun Jumlah Bunga Jumlah Akhir
1 \(M_o \:.\: i\) \(M_o + M_o \:.\: i\)

\(M_o \:.\: (1 + i)\)

2 \(M_o \:.\: (1 + i) \:.\: i\) \(M_o \:.\: (1 + i) + M_o \:.\: (1 + i) \:.\: i\)

\(M_o \:.\: (1 + i) \:.\: (1 + i)\)

\(M_o \:.\: (1 + i)^2\)

3 \(M_o \:.\: (1 + i)^2 \:.\: i\) \(M_o \:.\: (1 + i)^2 + M_o \:.\: (1 + i)^2 \:.\: i\)

\(M_o \:.\: (1 + i)^2 \:.\: (1 + i)\)

\(M_o \:.\: (1 + i)^3\)

 

\(\bbox[20px,border:2px solid red] {M = M_o \:.\: (1 + i)^n}\)

(Next Lesson) Latihan Soal
Kembali ke Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk