Lesson Archives

  1. Tiga buah benda, A, B dan C, dihubungkan dengan batang tipis yang massanya dapat diabaikan. Batang diputar dengan sumbu putar yang melalui benda B seperti gambar di bawah ini.     Tentukan momen inersia sistem tersebut.  
  2. Sebuah roda (momen inersia I) berputar terhadap suatu sumbu dengan kecepatan sudut 810 rpm. Roda kedua (momen inersia 2I) yang mula-mula diam digabungkan pada sumbu yang sama dengan roda pertama. Tentukan kecepatan sudut akhir setelah roda kedua digabung.  
  3. Benda yang melakukan rotasi memiliki momentum sudut (L) yang besarnya: \(L = I \:.\: \omega\)     Bila tidak ada gaya luar yang bekerja, momentum sudut benda yang berotasi memiliki nilai konstan (tidak berubah), walaupun terjadi perubahan momen inersia (I) atau kecepatan sudutnya (ω). \(L_1 = L_2\) \(I_1 \:.\: \omega_1 = I_2 \:.\: \omega_2\)
  4. Sebuah silinder pejal (\(I = \frac 12 mR^2\)) bergulir tanpa slip (berotasi) dari puncak bidang miring yang tingginya h dan sudut kemiringan θ. Lantai bidang miring kasar dengan koefisien gesekan μ. Tentukan: (A)   kecepatan benda di dasar bidang miring (B)   percepatan benda  
  5. Sebuah benda titik yang berotasi terhadap sumbu tertentu memiliki nilai momen inersia sistem yang besarnya: \(I = m \:.\: R^2\) m adalah massa benda R adalah jarak benda ke pusat rotasi   Jika beberapa benda titik berotasi terhadap sumbu yang sama, nilai momen inersia sistem adalah: \(I = \Sigma \: (m \:.\: R^2)\)
  6. Dua buah benda A dan B yang massanya masing-masing 2 kg dan 6 kg digantungkan pada sebuah katrol berbentuk silinder pejal (M = 4 kg).     Tentukan: (A)   percepatan sistem (B)   besar tegangan tali  
  7. Hukum kekekalan energi mekanik: \begin{equation*} \begin{split} & EM_{(1)} = EM_{(2)} \\\\ & EP_{(1)} + EK_{(1)} = EP_{(2)} + EK_{(2)} \\\\ & EP_{(1)} + EK_{\text{translasi }(1)} + EK_{\text{rotasi }(1)} = EP_{(2)} + EK_{\text{translasi }(2)} + EK_{\text{rotasi }(2)} \\\\ & m \:.\: g \:.\: h_1 + \tfrac 12 \:.\: m \:.\: v_1^2 + \tfrac 12 \:.\: I \:.\: […]
  8. Menggambar Grafik Dari Persamaan No Grafik Persamaan 1 \(x = -3\)   \(x = 0\)   \(x = 2\) 2 \(y = 3\)   \(y = 0\)   \(y = -2\) 3 \(y = x\) 4 \(y = -x\) 5 \(y = 2x\)   Untuk \(x = 0 \rightarrow y = 0 \quad (0,0)\) Untuk […]